Jero Wacik dan Prestasinya


credit foto: http://metrobali.com


Jero Wacik. Nama ini kembali ramai dibicarakan di berbagai media pada bulan kedua tahun 2016 karena hasil putusan sidangnya yang dianggap lebih rendah dari tuntutan jaksa. Mantan Menteri ESDM ini dituntut hukuman pidana 9 tahun dan denda 18 M. Pada hari Selasa, 9 Februari 2016, Hakim memutuskan hukuman bagi Jero Wacik vonis 4 tahun pidana dengan denda 150 juta subsider tiga bulan dan uang pengganti 5M. Jero Wacik divonis diputuskan bersalah karena tidak mampu melakukan pengawasan saat menjabat sebagai Menteri ESDM. Terlepas dari vonis hukuman yang ditimpakan kepada Jero Wacik, saya lebih tertarik mengenal lebih jauh tokoh yang tidak terlalu banyak bicara ini. 

Nama Jero Wacik mulai dikenal saat Susilo Bambang Yudhoyono akan dilantik menjadi Presiden RI ke-6. Sosok pendiam ini sebenarnya sudah lama berjuang bersama SBY namun kehadirannya sering kurang disadari karena karakternya yang tidak terlalu banyak bicara ini. Namun, setelah SBY dilantik menjadi Presiden RI, karier Jero Wacik terus melesat dan namanya mulai dikenal masyarakat banyak. Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung tahun 1974 ini sudah memulai karier sejak di bangku kuliah. Semasa menjadi mahasiswa, beliau sudah bekerja sebagai peneliti di beberapa perusahaan tekstil di Bandung. Pria kelahiran SIngaraja, Bali, 24 April 1949 ini terkenal sebagai seorang pekerja keras dan tidak banyak bicara sehingga beliau pun lulus dengan predikat Mahasiswa Teladan ITB 1973. Selepasnya kuliah di ITB, Jero Wacik bekerja di PT United Tractors sebagai Asistant Services Manager dan meniti karier di perusahaan tersebut. Beliau juga mengambil kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan lulus tahun 1983. Berbekal ilmu dan pengalamannya bekerja, beliau pun akhirnya membangun bisnisnya sendiri dan menjadi pengusaha.

Selain menyukai dunia tekstil, Jero Wacik juga menyukai dunia pariwisata sehingga membangun bisnis di dua bidang tersebut. Perusahaan milik Jero Wacik yang bergerak di bidang pariwisata bernama PT Griya Batu Bersinar dan PT Pesona Boga Suara yang berkantor di Jakarta dan Bali. Sementara, perusahaan yang bergerak di bidang interior dan desain tekstil yaitu PT Putri Ayu. Selain sebagai pengusaha, Jero Wacik juga menyukai dunia kampus sehingga menjadi dosen mata kuliah Pemasaran dan Kewirausahaan di Fakultas Ekonomi UI. Pengalamannya selama menjadi pengusaha, beliau tuangkan dalam bentuk buku berjudul Cara Mudah Menjadi Pengusaha yang terbit tahun 2008 oleh Lembaga Penerbit UI (LP UI). Buku lainnya yang terbit yaitu Fisika untuk SMA dan Matematika untuk SMA yang diterbitkan GAnesha Exact Bandung, tahun 1979.

Dalam perjalanan kariernya, Jero Wacik terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Demokrat. Pada masa kampanye, Jero Wacik membantu kampanye pencalonan SBY menjadi Presiden RI. Saat masa kampanye tersebut, Jero Wacik bertugas mengurusi masalah akomodasi peserta kampanye. Lalu, setelah SBY terpilih menjadi Presiden RI, Jero Wacik pun dipanggil ke Cikeas untuk diseleksi menjadi calon Menteri. Setelah selesai seleksi, Jero Wacik yang saat dipanggil ke Cikeas diajak berbicara soal pariwisata dan budaya ternyata diangkat menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kabinet Indonesia Bersatu, periode 2004-2009. Jero Wacik kembali dipilih menjadi salah satu menteri di Kabinet SBY saat dilantik menjadi Presiden RI periode kedua. Saat terjadi reshuffke Kabinet Indonesia Bersatu II, Jero Wacik ditugasi menggantikan Darwin Zahedy Saleh untuk menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia.
Selama mengabdi pada negara dalam Kabinet SBY, Jero Wacik dianggap berjasa dan mendapat penghargaan . Berbagai prestasi gemilang selama menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Budaya berhasil diraih Jero Wacik. Beliau berhasil memperjuangkan karya budaya bangsa Indonesia sehingga diakui oleh UNESCO sebagai warisann budaya dunia, di antaranya Pengukuhan Keris Indonesia yang diakui sebagai karya agung warisan kemanusian milik seluruh bangsa dunia. Jero Wacik juga berhasil memperjuangkan Wayang menjadi warisan budaya dunia. Selain keris dan wayang, Kementrian Pariwisata di bawah kepemimpinannya berhasil membuat baik diakui dunia sebagai warisan asli Indonesia. Beberapa prestasi lainnya yaitu memperjuangkan Reog Ponorogo yang sempat ramai dbicarakan karena diklaim sebagai milik Malaysia. Selain itu, sebuah iklan pariwisata di Discovery Channel ASIA menyiratkan seolah-olah milij Malaysia dan Jero Wacik berhasil meluruskan masalah tersebut. Kementrian Pariwisata juga berhasil meningkatkan jumlah wisatawan asing ke Indonesia dengan program Visit Indonesia Year yang berhasil dihidupkan pada masa jabatan Jero Wacik.

Namun, pada setelah pindah ke Kementrian ESDM, Jero Wacik dituduh melakukan penyelewengan DOM (Dana Operasional Menteri) tahun 2008-2011. Dan akhirnya Jero Wacik divonis 4 tahun penjara dan denda 5M karena dianggap tidak mampu melakukan pengawasan. Jero Wacik yang selama ini dikenal sebagai pekerja keras yang tidak banyak bicara ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak bersalah. Walaupun vonis hakim sudah ditetapkan namun kasusnya belum berakhir karena Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding. Jero Wacik hanya berharap bahwa kerja keras dan pengabdiannya selama ini menjadi bahan pertimbangan untuk hakim dalam memutuskan vonis yang adil bagi dirinya.
Jero Wacik dan Prestasinya Jero Wacik dan Prestasinya Reviewed by Fauzi Nurhasan on 01.39 Rating: 5

12 komentar:

  1. waaah baru tahu, ternyata banyak prestasinya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaah, banyak prestasi beliau yang tidak diketahui masyarakat

      Hapus
  2. ternyata beliau banyak bekerja sedikit bicara, yaa...baru tahu lebih jauh tentang sosoknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya saya mengulas profilnya agar sosoknya lebih banyak dikenal masyarakat

      Hapus
  3. Balasan
    1. iyah, mba, bukunya ternyata udah banyak juga

      Hapus
  4. jadi pengen kenal beliau lebih jauh

    BalasHapus
  5. Gara2 nila setitik rusak susu sebelanga

    Paragraf akhirnya, kalau semua itu dijadikan alasan maka peluang tindak pidana korupsi seperti bisa dimaklumi,
    antara beliau berprestasi hebat.bukan berarti bs lepas dr jeratan hukum, 2 hal yg tdk berkorelasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru itu yang membuat saya penasaran sampai datang ke kampung halaman JW karena ingin mengenal lebih jauh sosok JW

      Hapus
    2. Justru itu yang membuat saya penasaran sampai datang ke kampung halaman JW karena ingin mengenal lebih jauh sosok JW

      Hapus
  6. Memang seperti apa pun niat baik seseorang, pasti ada yang hasud. Vonis dunia nggak akan ada apa2nya bagi orang yang tulus berkorban. Sebab balasan akhiratlah yg menjadi tujuan.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.