Mengenal Filosofi Jero Wacik dari Balik Jeruji



Sebelumnya, saya tidak mengenal Jero Wacik, hanya mengenal dari berbagai media saat beliau diangkat menjadi Menteri pada era SBY. Lalu, saat beliau ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, saya juga belum mengenalnya lebih jauh. Namun, saat vonis hukuman ditetapkan pada bukan Februari kemarin, saya penasaran dengan sosoknya. Saya pun berusaha mencari tahu, siapakah Jero Wacik? Saya pun menemukan prestasi Jero Wacik selama menjabat menjadi Menteri, bisa dibaca di sini. Lalu, saya pun berusaha menelaah lebih jauh sosoknya. Ternyata, saya menemukan beliau merupakan sosok sederhana dan penuh kerja keras.  Sikap sederhana Jerok Wacik bisa dibaca di sini.

Rasa penasaran saya semakin berkembang hingga saya berkesempatan mengunjungi beliau di LP Cipinang. Saya bersama teman-teman mengunjungi Jero Wacik pada hari Senin, 4 April 2016. Tidak menyangka, saya dan teman-teman blogger disambut dengan ramah oleh beliau. Senyum hangatnya tetap menghiasi wajahnya yang tampak lelah. Sosok itu tampak begitu damai walaupun berada di dalam tahanan. Saya pun sangat senang bisa berbincang-bincang dengan beliau dan mendapatkan banyak filosofi kehidupan dari mantan menteri ini. 

Bincang-bincang dengan Jero Wacik menambah pemahaman saya mengenai filosofi hidupnya. Jero Wacik juga bercerita tentang bagaimana beliau bisa ditahan dan dijadikan tersangka kasus korupsi.
“Saya ditetapkan menjadi tersangka pada tanggal 3 bulan Seeptember 2014 oleh KPK dengan tuduhan pemaksaan terhadap anak buah. Lalu, saya tidak terbukti bersalah sehingga sebenarnya nama sayalah yang sudah dicemarkan oleh KPK,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Menurut Jero Wacik, kita sebagai manusia yang bersosialisasi seyogyanya jangan menjadi kacang lupa dengan kulitnya. Selalu ingatlah dari mana kita berasal. Jero Wacik menyayangi almamaternya. Bagi beliau, saat ini ada 8 almamater yang akan selalu dikenang dan menjadi bagian dari hidupnya. Almamater-almamaternya itu diantaranya yaitu.

1.       Bali. Seperti kita semua tahu, Jero Wacik merupakan tokoh kelahiran Bali. Dari sanalah beliau dilahirkan dan dibesarkan. Jero Wacik sangat mencintai tanah kelahirannya. Sehingga Jero Wacik tidak akan pernah melupakan Bali dan filosofi kehidupannya yang beraal dari kebudayaan Bali. Jero Wacik pun senantiasa berpikir untuk Bali, bagaimnaa bisa berbuat lebih untuk tanah tempatnya dilahirkan.
2.       ITB. Jero Wacik merupakan salah satu alumnus kampus yang sering menghasilkan para sarjana teknik di Kota Bandung.  Menurut Jero Wacik, ITB merupakan kumpulan anak-anak pintar. Di sanalah, dirinya ditempa untuk menjadi seseorang yang seseorang yang selalu memikirkan negara. Tidak heran, banyak alumnus ITB yang menjadi menteri dan tokoh politik.
3.       Astra. Semasa menjadi mahasiswa, Jero Wacik sudah bekerja di beberapa perusahaan tekstil di Kota Bandung. Lalu, Jero Wacik mengembangkan kariernya di Astra selama kurang lebih 18 tahun. Di sanalah, jero Wacik ditempa menjai seorang professional yang selalu bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajibannya.
4.       UI. Selain menimba ilmu di ITB, Jero Wacik juga tercatat sebagai alumnus UI. Di sana, beliau mengambil jurusan Fakultas Ekonomi. Tidak heran jika Jero Wacik memahami masalah perekenomian di Indonesia. Jero Wacik pun pernah menjadi dosen di sana sehingga aktif menghadiri acara yang diadakan di Fakultas Ekonomi UI,baik acara skala kecil maupun besar.
5.       Partai Demokrat. Sudah bukan berita lagi kalau Jero Wacik berperan penting pada proses kampanye SBY saat bersaing menduduki jabatan Presiden RI ke-6. Perannya tersebut dimulai saat beliau memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat. Padahal pada saat itu, secara ekonomi, Jero Wacik sudah sangat mapan. Beliau memiliki 3 perusahaan yang sukses di bidang pariwisata. Namun, dengan niat mengabdi pada negara, Jero Wacik memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat dan berkecipung di bidang politik.
6.       Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Saat SBY sudah diangkat menjadi Presiden RI, Jero Wacik dipanggil ke Cikeas untuk mengikuti seleksi calon menteri. Pertemuan Jero Wacik dengan SBY tidaklah lama. Pada saat itu, SBY banyak membahas masalah pariwisata dengan Jero Wacik. Tidak berapa lama, Jero Wacik diangkat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Di departemen itulah, Jero Wacik banyak menorehkan prestai membanggakan sehingga mendapat penghargaan dari Presiden.
7.       Kementerian ESDM. Pada saat terjadi resufhle sejumlah menteri pada masa pemerintahan Presiden SBY, Jero Wacik diminta menangani Kementrian ESDM. Jero Wacik berupaya keras memajukan potensi bangsa Indonesia di kementriannya yang baru. Selama masa kepemimpinannya, Jero Wacik berhasil membambung 16.000 mega watt.
8.       LP Cipinang. Di sinilah sekarang Jero Wacik berada. Walaupun berada di balik jeruji, Jero Wacik merasakan kedamaian. Bahkan, Jero Wacik dianggap sebagai tokoh inspiratif sehongga sering diminta memberikan ceramah motivasi kepada penghuni sel Cipinang. Bagi Jero Wacik, LP Cipinang merupakan almamater yang wajib dikenang dalam hidupnya.

“Hidup ini ada konsekuensinya. Apa pun itu baik positif maupun negatif. Terus apakah kita mau diam saja tanpa menjalankan pembangunan?”
Bagi Jero Wacik, walaupun saat ini berada di balik tahanan namun tetap memikirkan kemajuan bangsa ini. Sehingga bagi beliau sampai saat ini masih memikirkan kemajuan Bangsa Indonesia. 

“Kita jangan sampai melupakan kebaikan orang lain atau orang yang pernah memberikan kebaikan kepada kita.” Pesan Jero Wacik.

Pertemuan ini tidaklah lama malah cukup singkat namun sangat membuat hati saya terkesan. Saya belajar banyak dari sosok Jero Wacik. Menurut saya, beliau merupakan salah satu sosok inspiratif. Keberadaan di balik jeruji tidaklah membuat dirinya diam tidak memikirkan rakyat. Jero Wacik terus berupaya keras memikirkan kemajuan bangsa Indonesia.
Mengenal Filosofi Jero Wacik dari Balik Jeruji Mengenal Filosofi Jero Wacik dari Balik Jeruji Reviewed by Fauzi Nurhasan on 01.30 Rating: 5

10 komentar:

  1. wah senang yang bisa berbicara langusng dengannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bagi saya bisa bicara dgn JW merupakan anugrah, krn banyak sekali hal positif yg didapat dari JW.
      Terima kasih bu Tira sudah berkunjung.

      Hapus
  2. Banyak hal yang bisa di teladani dari seorang Jero wacik. Pemikiran utk kemajuan bangsa mejunjuksn penjara tak membuat JW menjadi lemah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bunda Icha telah memperkenalkan saya dgn Pak JW, semoga semangatnya bis menular

      Hapus
  3. Banyak hal yang bisa di teladani dari seorang Jero wacik. Pemikiran utk kemajuan bangsa mejunjuksn penjara tak membuat JW menjadi lemah.

    BalasHapus
  4. Sehat Selalu Pak JW, semoga dalam keberkahan amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin, terima kasih om Agung Han

      Hapus
  5. Pak JW ini orangnya penuh inspiratif, kalau sudah bertemu langsung dgn Jero Wacik baru akan tau seperti apa JW sebenarnya, dan tidak sesuai dgn banyak berita miring yg dilontarkan di media,

    BalasHapus
  6. Emang salah satu resiko jd petinggi instansi negara seperti ini, kdng gk salah,yg salah anak buahnya/ org lain yg bersalah, tapi tetep kena jg. Semoga sehat terus Pak JW.

    keluargahamsa(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya saya sependapat dgn mb Aprilia Ekasari, Amiin, semoga pak JW selalu diberi kesehatan.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.